Saturday, April 19, 2014

DANCE4LIFE, PEDULI AIDS MELALUI KREASI

Respect People, untuk peduli terhadap para ODHA ada banyak acara yang bisa kita lakukan. Salah satunya dengan berkreasi. Seperti yang diselenggarakan tahun 2010 dimotori oleh YPI (Yayasan Pelita Ilmu), YAI (Yayasan AIDS Indonesia), PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) dan Rutgers WPF Indonesia.

Melalui kegiatan DANCE4LIFE, remaja berperan aktif mencegah penularan HIV serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV. Kegiatan DANCE4LIFE menarik karena mengkombinasikan aspek edukasi HIV/AIDS dengan seni musik dan tarian.

Kegiatan berskala internasional ini ditunjukkan untuk remaja usia 13-19 tahun melalui 4 tahap "SCHOOL4LIFE" yaitu Inspire, Educate, Active dan Celebrate. Pada tahap  Inspire, remaja dimotivasi unttuk berperan aktif. Team DANCE4LIFE lokal terlatih (termasuk ODHA) ,mendatangi sekolah - sekolah untuk membawakan sesi interaktif HIV/AIDS dengan musik, drum serta tarian. Setelah remaja termotivasi untuk menjadi bagian DANCE4LIFE, pada tahap Educate mereka mengikuti workshop pengembangan diri berupa sesi intraktif tentang kesehatan seksual dan reproduksi, HIV/AIDS, termasuk keterampilan Public Speaking, debat, negosisai, membuat keputusan, kepemimpinan dan enterpreneurship. Mereka selanjutnya akan menjalankan tahap Active, yaitu secara aktif berinteraksi dengan teman sebaya dan keluarga untuk menyampaikan informasi HIV/AIDS, melakukan aksi penggalangan dana, advokasi dan menjadi relawan peduli AIDS. Mereka disebut sebagai remaja AGENT OF CHANGE karena telah mencoba untuk membentuk perubahan sosial, paling tidak untuk lingkingan terdekatnya. Tahap terakhir adalah Celebrate, sebuah event besar dalam kemasan pertunjukan musik peduli AIDS yang dilaksanakan menjelang hari
AIDS sedunia (1 Desember) untuk memperkuat komintmen mereka sebagai AGENT OF CHANGE.

So, tidak ada lagi kan alasan untuk tidak peduli dan ikut membantu mencegah penularan HIV serta mengurangi stigma diskriminasi terhadap ODHA? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi? 


#CREATIONWITHOUT DISCRIMINATION




source : www.ypi.or.id

1 comment: